PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) LANJUTAN….
Dibuat oleh:
Nopita Lastri (19005031)
Pendidikan Luar Sekolah
Universitas Negeri Padang
Hallo teman2 pada pertemuan blog kali ini kita akan membahas tentang “Perancangan produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yaitu Pengembangan E-Learning Berbasis Moddle untuk Pembelajaran Nonformal “
E-learning merupakan salah satu media pembelajaran yang banyak digunakan oleh lembaga pendidikan khususnya sekolah. Dalam pengertian yang lebih luas, e-learning merupakan singkatan dari electronic learning adalah cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Penggunaan e-learning dewasa ini sangat berpengaruh dengan proses pembelajaran yang ada. E-learning digunakan agar pelaksanaan proses pembelajaran yang berlangsung selama bertahun-tahun dengan menggunakan model konvensional berubah menjadi model elektronik yang bisa menghemat waktu dan biaya. Penggunaan e-learning di sekolah selain itu bisa memberikan pengalaman kepada siswa tentang penggunaan teknologi internet secara baik yaitu dalam proses pembelajaran.
E-learning adalah sistem pembelajaran yang memanfaatkan media elektronik sebagai alat untuk membantu kegiatan pembelajaran (Daryanto 2010: 168). Jadi, e-learning dapat diartikan sebagai alat bantu pembelajaran yang memanfaatkan media elektronik yang merupakan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Moodle adalah paket perangkat lunak untuk memproduksi program berbasis internet dan situs web. Ini adalah proyek pembangunan global yang dirancang untuk mendukung kerangka konstruksionis sosial pendidikan. Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya.
Di dalam penggunaan e-learning ini nantinya :
1. Mampu menggunakannya secara baik sebagai media pembelajaran berbasis internet.
2. Mampu merealisasikan ke dalam kurikulum sekolah, agar e-learning ini dapat selalu diakses dan digunakan oleh guru dan siswa untuk kepentingan pembelajaran.
3. Guru juga harus bisa senantiasa proaktif untuk menggunakan media ini secara keseluruhan.
4. Mampu mengoptimalkan e-learning secara baik sebagai sarana penyampaian informasi pembelajaran secara online.
Menurut penilaian dari ahli, e-learning
ini sudah layak digunakan dan ahli
menyarankan agar pengurangan bentuk animasi tambahan di halaman depan portal
e-learning karena dinilai mengganggu, kemudian ahli juga menyarankan pada
pengeditan pada topik materi pembelajaran yang nantinya akan diberikan kepada
siswa. Produk e-learning ini dikatakan layak, karena sesuai dengan teori yang
telah dikemukakan dan kerangka berfikir yang ada yaitu dari mulai desain pengembangan,
produksi, sampai tahap uji coba.
Sekian dulu materi dari penulis untuk pertemuan kali ini, semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu serta pengetahuan pembaca, silahkan memberikan komentar dan memberi kritikan. Terima kasih :)
Sampai jumpa di blog selanjutnya :)
Social media : @nopitalastri07_
DAFTAR RUJUKAN :
Acmad, S. 2007. Teori Pembelajaran. Semarang: UPT MKK UNNES.
Ali, M. 1993. Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi. Bandung.
Arikunto, Suharsismi. 2006. Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktik). Jakarta: RINEKA CIPTA.
Azwar, Saifuddin. 1998. Metode Penelitian. Yogyakarta: PUSTAKA PELAJAR.
Daryanto. 2010. Media Pembelajaran (Peranannya Sangat Penting Dalam Mencapai Tujuan pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
Marno dan Idris, M. 2009. Strategi & Metode Pengajaran. Jogjakarta: AR-RUZZMEDIA.
Prawiradilaga, D.S. dan Siregar, E. 2004. Mozaik Teknologi Pendidikan. Jakarta: KENCANA.
Prakoso, K.S. 2005. Membangun E-learning dengan MOODLE. Yogyakarta: ANDI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar