Rabu, 25 Agustus 2021

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT PADA LEMBAGA NON FORMAL EDUCATION

 

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT (Information and Communication Technology) PADA LEMBAGA PENDIDIKAN NON FORMAL

Dibuat oleh:

Nopita Lastri (19005031)

Pendidikan Luar Sekolah

Universitas Negeri Padang

 

 

Para generasi Z yang lahir dan tumbuh diera digital membuat mereka lebih matang dan mandiri dalam hal pemanfaatan teknologi untuk membantu proses belajarnya. Mereka bahkan tau bagaimana cara mendidik diri sendiri dan mencari informasi melalui teknologi informasi dan komunikasi ini. Dewasa ini teknologi telah mengalami perkembangan yqng begitu cepat. Perkembangan tersebut ikut mempengaruhi pola pikir masyarakat luas, termasuk komunikasi dalam dunia pendidikan khususnya proses pembelajaran dikelas yang melibatkan antar guru dan murid. Berbagai alat-alat audio visual dipergunakan tidak hanya sebagai alat bantu pendidikan saja namun lebih dari itu ia berfungsi sebagai alat penyampai pesan-pesan pendidikan yang efektif. Untuk menunjang keberhasilan kegiatan belajar mengajar dikelas penggunaan alat-alat audia visual tersebut harus dimaksimalkan pemanfaatannya.

Pemanfaatan media pembelajaran khususnya yang berbasis pada Information and Communication Technology (ICT) sekarang ini sudah menjadi keharusan yang harus dijalani oleh setiap guru apabila menginginkan pembelajaran yang efektif dan efisien. Hal ini berlaku tidak hanya saja bagi guru yang bekerja pada lembaga pendidikan formal tetapi juga di lembaga pendidikan non formal. Pembelajaran yang disertai dengan alat peraga atau media pembelajaran yang baik dan memadai terbukti secara teoritis memperoleh hasil yang lebih baik. Kondisi ini tidak hanya berlaku pada pembelajaran yang terjadi dalam pendidikan formal seperti disekolah, namun juga dilembaga pendidikan non formal seperti PKBM. Penggunaan ICT dalam pendidikan  nonformal menuntut  berbagai  penyesuaian dan adaptasi dibandingkan pada pendidikan formal. Usaha keras diperlukan karena  karakteristik  pendidikan  nonformal  sendiri  yang  tidak  dibatasi oleh  ruang dan waktu, membuat munculnya berbagai hambatan dan tantangan dalam menerapkan ICT. Hanya dengan kerja keras dan kolaborasi dari pemerintah, lembaga pendidikan, para pendidik dan tenaga kependidikan serta segenap pelaku ICT dan masyarakat sendiri tentunya barulah dapat dicapai sebuah kondisi ideal bagi penerapan ICT dalam pendidikan nonformal.

Penulis berpandangan bahwa penting untuk memperkuat kapasitas dan kapabilitas guru lembaga pendidikan nonformal dalam proses belajar mengajar dengan menerapkan media pembelajaran berbasis ICT (misal, berupa power point). Penggunaan media pembelajaran berbasis ICT oleh guru-guru lembaga pendidikan nonformal di dalam kelas akan dapat merangsang keaktifan peserta didik dan mempermudah guru dalam menyampaikan materi yang diajarkannya, karena materi sudah dipersiapkan terlebih dahulu dalam bentuk Power Point sehingga guru tinggal menyampaikan saja sehingga lebih efektif dan efisien. Jadi dapat disimpulkan bahwa ICT ini sangat membantu pendidikan nonformal dalam proses belajar mengajar baik itu dari segi teoritis maupun keterampilan.

Daftar Rujukan :

Asnawir, Media Pendidikan, Jakarta: Ciputat Press, 2002.

Junaidi,  Modul  Pengembangan  ICT  (Information  Communication  Technology),  Jakarta: Direktorat Pendidikan Agama Islam, Dirjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, 2011.

Miarso,  Yusuf  Hadi,  dkk.,  Teknologi  Komunikasi  Pendidikan,  Jakarta:  Rajawali Press, 1984.

Sadiman, Arief S., dkk. Media pendidikan: pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2012.

 

Rabu, 18 Agustus 2021

Bagaimana sih perkembangan TIK dalam bidang pendidikan dimasa depan ??

 

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM BIDANG PENDIDIKAN DI MASA DEPAN

Dibuat oleh:

Nopita Lastri (19005031)

Pendidikan Luar Sekolah

Universitas Negeri Padang

 



Diera globalisasi yang pesat akan perubahan dan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah banyak mempengaruhi kehidupan masyarakat. Dalam kehidupan kita saat ini banyak hal yang mudah dilakukan dengan bantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Perkembangan yang luar biasa cepat terjadi di berbagi bidang seperti bidang social, ekonomi, kesehatan dan bidang pendidikan. Perkembangan yang dialami oleh berbagai bidang tersebut tidak dapat dihindari, salah satu penyebabnya terjadinya adalah Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).  

Sebelum kita mengenal lebih dalam, alangkah baiknya kita bahas sedikit mengenai pengertian TIK. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpangan, penyebaran dan penyajian berbagai informasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mirip dengan Teknologi Informasi (TI) tetapi fokus utamanya seperti internet, jaringan nirkabel, telepon seluler dan media komunikasi lainnya. Teknologi Informasi dan Komunikasi bisa dipisahkan menjadi Teknologi Komunikasi dan Teknologi Informasi. Teknologi Informasi digunakan untuk mengolah informasi, contohnya computer. Sedangkan Teknologi Komunikasi digunakan untuk memindahkan informasi dari sumber ke penerima, contohnya telepon dan televisi.

 Revolusi informasi telah mengubah sistem komunikasi dunia dewasa ini, sebaran jaringan informasi yang tersimpan dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi membuktikan bahwa dunia semakin sempit tidak ada lagi  batas-batas geografis yang menghalangi kita untuk berinteraksi dengan dunia global seperti yang kita rasakan akses ke dunia global pun menjadi efisien, mudah dan fleksibel. Kemudahan tersebut merupakan salah satu manfaat yang didapatkan dari perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yang melibatkan integrasi di berbagai bidang salah satunya bidang pendidikan dan teknologi. Arus globalisasi telah memunculkan persepektif baru di bidang pendidikan, seperti pendidikan yang konvensional kini berubah kearah pendidikan yang lebih terbuka.

Kecenderungan bidang pendidikan diindonesia masa mendatang adalah makin berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus pembelajaran jarak jauh (distance learning). Saat ini distance learning masih dibatasi untuk Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Perguruan Tinggi. Penyelenggaraan pendidikan terbuka jarah jauh perlu dijadikan sebagai salah satu strategi penting dengan implementasinya dapat dilakukan secara bersama antar lembaga pendidikan dalam sebuah jaringan. Perpustakaan dan instrument pendidikan lainnya berubah fungsi menjadi sumber informasi bagi peserta didik.

Perluasan pendidikan secara linear dan konvensional dengan penekanan structural pada bidang pendidikan ke depannya akan mahal. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjanjikan alternatif untuk menerobos hambatan pendekatan konvensional dengan penekanan pada perubahan fungsi lembaga pendidikan, akan tetapi perlu dilakukan bantuan sarana dan prasarana bagi masyarakat daerah yang kurang mampu. Hal tersebut bertujuan agar sistem pendidikan tidak akan menindas kaum miskin seperti yang dikhawatirkan banyak orang, yang menyatakan bahwa lembaga pendidikan modern sebenarnya mengabdi pada kepentingan pemilik modal dan bukan bagi kamum tertindas. Pada akhirnya sudah seharusnya diusulkan untuk mendukung proses transformasi bagi  bangsa indonesia agar mendasari pengetahuan masyarakat. 

Teknologi informasi sekarang ini berkembang sedemikian pesatnya sehingga diperlukan antisipasi untuk perancangan sistem informasi dimasa datang. Teknologi komputer misalnya saat ini telah berkembang sedemikian jauh sehingga memasuki teori-teori yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan. Fungsi-fungsi dan fasilitas-fasilitas komputer yang diberikan saat ini mungkin hanya pernah dibayangkan oleh beberapa orang saja beberapa tahun yang lalu.

Pendidikan dimasa depan akan lebih dioptimalkan oleh jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang memungkinkan interaksi dan kolaborasi. Pemanfaatan TIK sudah terbukti keutamaan serta benefitnya dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian masuknya pengaruh globalisai dalam perkembangan TIK telah mengubah bidang pendidikan yang bersifat jejaring, multidisiplin, terbuka dan interaktif, beragam, serta berorientasi dalam produktifitas kerja.

Demikianlah informasi yang dapat penulis sampaikan, mudah-mudahan materi yang disampaikan ini dapat mengubaha kesadaran kita untuk semakin tanggap terhadap kemajuan zaman di era informasi dan globalisasi ini. Infromasi ini juga menawarkan pemahaman baru tentang pendidikan yang berbasis teknologi informasi agar kita cepat tanggap dan merealisasikannya pada lingkungan kita sendiri.

DAFTAR PUSTAKA

Arnita. 2003. Perencanaan Strategis Sistem Informasi Akademik, Tesis Magister Teknik. Yokyakarta : Universitas Gajah Mada.

Daniel Albert Y. dan Mulyadi, Michael B. 2007. E-learning dan Aspek-aspek Penting dalam Penerapannya, (online), (http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/Seminar-MIS/2007/207/207-11-Ringkasan_Kelompok.pdf , diakses 18 Maret 2012).

Juniwati. 2007. Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan, (online) (http://www.kamadeva.com/index-menu-newsnewsidtiduniapendidikan.htm, diakses 15 Maret 2012).

Rochaety, E., dkk. 2005. Sistem Informasi Manajemen Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Pengaruh Teknologi Informasi dan Komunikasi Bagi Remaja dalam Pendidikan Keluarga

  Pengaruh Teknologi Informasi dan Komunikasi Bagi Remaja dalam Pendidikan Keluarga   Nopita Lastri (19005031) Jurusan Pendidikan L...